![]() |
| Ilustrasi Contoh Cara Lacak Permohonan ISBN |
Bagi penulis dan penerbit, ISBN menjadi salah satu bagian penting dalam proses penerbitan buku. Nomor ISBN berfungsi sebagai identitas unik sebuah buku sehingga dapat dikenali secara resmi dalam sistem perbukuan.
Di Indonesia, layanan ISBN dikelola oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Setelah mengajukan permohonan, penulis atau penerbit dapat memantau perkembangan pengajuan tersebut melalui layanan pelacakan secara online.
Lantas, bagaimana cara lacak permohonan ISBN di Perpusnas?
Prosesnya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu menyiapkan nomor resi pengajuan ISBN dan mengakses halaman pelacakan resmi Perpusnas.
Apa Itu ISBN?
ISBN atau International Standard Book Number merupakan nomor identifikasi unik yang diberikan kepada suatu buku atau publikasi tertentu.
Nomor tersebut membantu membedakan satu judul buku dengan buku lainnya. Di Indonesia, pengelolaan layanan ISBN berada di bawah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Bagi penerbit, mengetahui perkembangan permohonan ISBN menjadi penting. Dengan melakukan pelacakan, penerbit dapat mengetahui apakah pengajuan masih diproses atau membutuhkan tindakan lebih lanjut.
Pelacakan juga dapat membantu pengguna memastikan bahwa data pengajuan telah masuk ke dalam sistem.
Cara Lacak Permohonan ISBN di Perpusnas
Pelacakan permohonan ISBN dapat dilakukan secara online melalui halaman pelacakan yang disediakan Perpusnas.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka halaman pelacakan ISBN
Pertama, buka halaman resmi pelacakan ISBN Perpusnas melalui alamat:
https://isbn.perpusnas.go.id/landing_page/pelacakan
Halaman tersebut digunakan untuk menelusuri permohonan ISBN berdasarkan nomor resi.
Pastikan alamat situs yang dibuka merupakan laman resmi Perpusnas agar informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang tepat.
2. Masukkan nomor resi pengajuan
Setelah halaman pelacakan terbuka, pengguna akan menemukan kolom untuk memasukkan nomor resi.
Nomor resi diperoleh setelah proses pengajuan ISBN dilakukan melalui sistem.
Sebagai contoh, format nomor resi dapat berupa kombinasi angka dan huruf seperti:
20260410124126WXXXXXXX
Masukkan nomor resi sesuai dengan yang tercantum pada sistem. Untuk menghindari kesalahan, pengguna sebaiknya menyalin nomor tersebut secara langsung jika memungkinkan.
3. Masukkan kode CAPTCHA
Selanjutnya, pengguna perlu memasukkan kode CAPTCHA yang tersedia pada halaman tersebut.
CAPTCHA digunakan sebagai bagian dari sistem keamanan untuk memastikan bahwa permintaan dilakukan oleh pengguna.
Jika kode sulit dibaca, pengguna dapat memuat ulang CAPTCHA dan mencoba memasukkan kode yang baru.
4. Pilih tombol "Telusur"
Setelah nomor resi dan CAPTCHA terisi, periksa kembali data yang dimasukkan.
Jika sudah benar, pilih tombol "Telusur" untuk menjalankan pencarian.
Sistem kemudian akan menampilkan informasi yang berkaitan dengan permohonan berdasarkan nomor resi tersebut.
5. Periksa informasi permohonan
Hasil pencarian dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan pengajuan ISBN.
Pengguna sebaiknya mencermati informasi yang ditampilkan pada halaman tersebut dan mengikuti petunjuk apabila terdapat data yang perlu diperbaiki atau dilengkapi.
Mengapa Permohonan ISBN Perlu Dilacak?
Melacak permohonan ISBN bukan hanya untuk mengetahui apakah nomor ISBN sudah diterbitkan. Pemantauan juga membantu penerbit mengetahui perkembangan pengajuan yang sedang berjalan.
Ada beberapa alasan mengapa pelacakan perlu dilakukan.
Pertama, pengguna dapat mengetahui perkembangan permohonan tanpa harus menunggu informasi secara manual.
Kedua, pelacakan dapat membantu pengguna mengetahui apabila terdapat persoalan pada data yang diajukan.
Ketiga, penerbit dapat segera melakukan perbaikan apabila sistem meminta adanya revisi.
Dengan demikian, nomor resi sebaiknya disimpan setelah pengajuan ISBN selesai dilakukan.
Kendala Saat Melacak Permohonan ISBN
Dalam praktiknya, pengguna mungkin menemukan kendala ketika mencoba melakukan pelacakan. Salah satunya adalah nomor resi tidak menampilkan informasi yang diharapkan.
Jika hal tersebut terjadi, periksa kembali nomor resi yang dimasukkan. Kesalahan satu karakter saja dapat menyebabkan pencarian tidak memberikan hasil yang sesuai.
Kendala lain yang mungkin terjadi adalah CAPTCHA tidak terbaca atau selalu dianggap salah. Dalam kondisi tersebut, pengguna dapat memuat ulang CAPTCHA dan memasukkan kode yang baru.
Apabila halaman tidak dapat dibuka atau informasi tidak muncul, pengguna juga dapat mencoba kembali setelah beberapa waktu dan memastikan koneksi internet dalam kondisi stabil.
Tips Sebelum Mengajukan ISBN
Selain mengetahui cara melacak permohonan, penerbit dan penulis juga perlu memastikan data pengajuan telah disiapkan dengan benar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Pastikan judul buku ditulis secara konsisten.
- Periksa kembali nama penulis atau pihak terkait.
- Pastikan data penerbit telah sesuai.
- Periksa metadata sebelum mengirimkan pengajuan.
- Siapkan berkas sesuai ketentuan sistem.
- Simpan nomor resi setelah pengajuan berhasil dilakukan.
Kelengkapan dan ketepatan data penting karena informasi tersebut berkaitan dengan proses administrasi pengajuan ISBN.
Apakah Pelacakan ISBN Harus Login?
Salah satu hal yang perlu diketahui adalah terdapat perbedaan antara halaman pelacakan dan dashboard penerbit.
Fitur pelacakan digunakan untuk menelusuri perkembangan permohonan menggunakan nomor resi. Sementara itu, dashboard penerbit merupakan bagian dari sistem yang dapat digunakan untuk mengakses pengelolaan data sesuai hak akses pengguna.
Karena itu, apabila kebutuhan Anda hanya untuk mengetahui perkembangan permohonan, halaman pelacakan dapat digunakan dengan memasukkan nomor resi yang dimiliki.
Berapa Lama Proses Pengajuan ISBN?
Waktu pemrosesan ISBN tidak selalu sama untuk setiap pengajuan. Durasi dapat dipengaruhi oleh kelengkapan data, proses pemeriksaan, serta kondisi layanan pada saat pengajuan dilakukan.
Karena itu, informasi mengenai lama proses sebaiknya tidak dijadikan patokan mutlak.
Jika permohonan belum menunjukkan perkembangan, pengguna dapat melakukan pelacakan secara berkala melalui laman resmi Perpusnas.
Apabila terdapat permintaan perbaikan data, segera ikuti petunjuk yang diberikan pada sistem agar proses pengajuan dapat dilanjutkan.
Kesimpulan
Cara lacak permohonan ISBN di Perpusnas dapat dilakukan secara online menggunakan nomor resi pengajuan.
Pengguna cukup membuka halaman pelacakan resmi Perpusnas, memasukkan nomor resi, mengisi CAPTCHA, kemudian memilih tombol "Telusur".
Dengan menyimpan nomor resi dan melakukan pengecekan secara berkala, penulis maupun penerbit dapat lebih mudah memantau perkembangan permohonan ISBN tanpa harus melakukan pengecekan secara manual.






Goomsite.Net